Greetings!

I'm Fenny and welcome to my site. What will you find in this site? Well, you tell me. The words represent what's on my world. You like it or not, it doesn't matter at all. Have a nice read!!
Tampilkan postingan dengan label reflection. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reflection. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juli 2012

Hukuman

| | 0 komentar

Aku boleh mencintaimu,
Tapi kau tak boleh mencintaiku
Itu hukumanku

Aku boleh menyerahkan diriku padamu,

Tapi kau tak boleh menyerahkan dirimu padaku
Itu hukumanku

Aku boleh memanjakanmu,
Tapi aku tak boleh bermanja padamu
Itu hukumanku

Aku boleh menjadi tempatmu bersandar,
Tapi aku tak boleh bersandar padamu
Itu hukumanku

Kau boleh lebih dahulu pergi,
Dan aku tak apa sendiri
Itu... janjiku
Read more...

Keputusan

| | 0 komentar

Nasihat tak sepenuhnya benar
sebab subjek yang menyampaikan
Namun, keputusan diri sendiri
menjadi batu sandungan atau tidak

Nasihat tak sepenuhnya benar
sebab subjek yang menyampaikan
Namun, keputusan diri sendiri
menjadi lebih baik atau lebih buruk
Read more...

Hadiah Untuk Sahabat

| | 0 komentar

Di hari baik, kami akan membeli hadiah. Memang tak murah harganya. Namun, itu hari baik, maka kami membelinya.

Di hari buruk, kami membatalkannya. Kekecewaan tak dapat dibendung lagi. Patutkah kami sebagai sahabat? Namun, patutkah dia berlaku tak seperti lelaki? Niat tinggal niat. Takdir terbeli tak mungkin diubah.

Apakah Dia sedang menjadi guru? Tak pantaskah niat kami itu? Namun, patutkah dia berlaku tak seperti lelaki?

Pagi walaupun tak diundang tetap datang. Jawabannya ternyata sederhana. Terlintas begitu saja di otak. Ah, betapa bodohnya aku!!

Kau hanya harus menuntaskan tugasmu. Tak penting dia layak sebagai lelaki atau tidak. Tak penting itu hari buruk atau baik. Kau sahabat...  

Sahabat tidak memberi dengan alasan
Read more...

Rabu, 02 Mei 2012

melihat, merasa, dan mendengar cinta membawa...

| | 0 komentar

Aku melihat cinta membawa kedewasaan Aku melihat cinta membawa keputusan Aku melihat cinta membawa keberanian... Mencinta dan dicinta Aku melihat, mendengar dan merasakan Cinta membawa seorang pembohong... Pembohong yang menyadarkanku untuk terus ingin dibohongi Aku melihat cinta membawa warna bagi pepohonan, rerumputan, air danau, bayangan, bunga, dan segala makhluk di sekitarnya. Aku merasakan dan mendengarkan cinta membawa angin nan lembut Meniup daun, membelai rambut Bayang-bayang oleh celah ranting-ranting pepohonan Sinar matahari menembus tanpa ragu Kau berdiri, kau mengamati Apa yang pantas kau tangkap dan kau ceritakan Aku melihat dan merasakan cinta membuat aku menjadi seorang pembohong Pembohong yang bahkan meminta ciuman tanpa malu, tanpa ragu Aku melihat, mendengar, dan merasakan cinta membuat aku merasa cukup Kemudian mati dalam kebahagiaan
Read more...

melihat, merasa, dan mendengar Tuhan

| | 0 komentar

Aku mencintaiMu Bahkan ketika Kau tidak nampak di depanku Rasa hangat, sentuhan tangan, bahkan pelukan pun tak ada Cinta yang Kau tuntut kuberikan padaMu bahkan ketika kau tak nampak Kau perintah percaya dengan iman Dengan hati Bisatah aku percaya dengan iman, dengan hati Bahkan ketika iman dan hatiku entah terlupa dimana? Mereka bilang Kau yang mendekat Bahkan tanpa aku berusaha Aku menerka mungkin Kau sedekat sabang dan merauke
Read more...

melihat, merasa, dan mendengar cinta

| | 0 komentar

Aku melihat, merasa, dan mendengarkan cinta menjadikan orang menjadi bahan tertawaan. Itulah yang sangat kubenci dari cinta yang ada pada saat ini. Patutkah aku dan kau mencinta dan dicinta? Aku melihat cinta membuat seorang penyendiri Aku melihat cinta membuat seorang yang pasrah Aku melihat cinta membuat seorang yang egois Aku melihat cinta membuat seorang yang tamak Aku melihat cinta membuat seorang yang iri, dengki, dan cemburu Aku melihat cinta membuat seorang pembunuh, pemerkosa, dan perampok Aku melihat cinta membuat seorang pemikir negatif... AKU.
Read more...

melihat, merasakan, dan mendengarkan sahabatku

| | 0 komentar

Sahabatku menangis karena cinta. Orang menertawainya karena cintanya. Kau membuatku kesal karena kau menjadi badut bagi mereka. Kau membuat dirimu menderita dan secara bersamaan menjadi badut bagi mereka. Entah hanya sebuah candaan ataukah memang sebuah sindiran. Aku tahu tak penting bagimu kata orang lain. Kau hanya ingin kekasihmu tahu apa yang sedang kau lihat, rasakan, dan dengarkan saat ini. Hanya dia... tak untuk orang lain. Tak ada jaminan dia melihat, merasakan, dan mendengarkan pesan yang ingin kau sampaikan. Kau terus berjalan, terus berteriak, terus menderita, dan terus tenggelam dalam kesedihanmu.
Read more...

Melihat dan Merasa

| | 0 komentar

Aku melihat cinta membawa pergi sahabatku. Aku melihat cinta mengubah sahabatku. Aku melihat cinta memberikan efek jahat pada sahabatku. Aku melihat cinta memberikan efek baik pada sahabatku. Aku merasakan cinta untuk sahabatku Tak untukku. Aku melihat cinta membuat orang menangis Aku melihat cinta membuat orang tertawa Aku melihat cinta membuat orang gila Aku melihat cinta membuat orang menderita Aku merasakan cinta membuat orang... Tak untukku.
Read more...

Rabu, 07 Maret 2012

March 1st, 2012

| | 0 komentar


Lama tak menulis lagi. Lebih tepatnya menulis di blog. Tulisan yang bisa ku shared sebenarnya banyak, tapi sangat malas untuk mem-posting-nya. 

Siang tadi, aku bolos dari mata kuliah terakhir karena perasaan yang tidak enak. Penyakit itu mulai datang lagi. Tak suka dengan orang yang kukenal, melihat mereka, menyentuh, dan berbicara kepada mereka membuatku kesal. Kuputuskan untuk pulang. Aku tertidur dari tengah hari hingga matahari tenggelam. Aku sempat terbangun dan menyadari diriku menangis. Aku bermimpi.

Kutemukan diriku merindukan ayah yang telah pergi. Dia sudah tidak ada sekeras apapun aku menangis. Ibu hanya melihatku. Aku menangis dan menangis. Tangisan yang menyakitkan hati, menyesakkan dada. Lalu terlintas wajah ayah di benakku, bagaimana suaranya, bagaimana mimik mukanya pada saat tersenyum, dan semuanya hilang sudah. Tinggal aku yang sendirian menangis. 

Aku bangun. Tiga tetes air mata di pipiku. Dua mengalir dan satunya menitik ketika aku menegakkan badan. Sungguh lega rasanya karena itu belum terjadi. Semoga pada saatnya nanti, aku sudah menjadi seorang wanita yang kuat dan tidak menyesali sesuatu apapun yang berkaitan dengan ayahku. Sekarang aku akan meneleponnya, kutinggalkan tulisan ini dan kau untuk sementara. Terima kasih dan sampai jumpa.

Read more...

The Scar

| | 0 komentar

“No one has the power to hurt you like you’re kind... No one has the power to hurt you like you’re friend” – Get it together by India Arie

Family and friend... keluarga dan teman (sahabat). Sama atau tidak pemahamanku dengan si penyanyi, menurutku kedua kelompok ini memang memberikan efek yang besar ketika menyakiti dibandingkan dengan orang lain yang bisa dikatakan “figuran” dalam kehidupan pribadi. Semakin dekat mereka dengan hatimu, segala yang tajam pada diri mereka akan dengan sangat mudah menorehkan luka. Tak lain dan tak bukan karena hati itu rapuh. Salah satu naluri yang diberikan Tuhan kepada manusia adalah naluri untuk menyelamatkan diri. Untuk selamat dari sebuah luka, manusia akan mencari obat apapun itu dan dengan cara apapun itu. Semua bergantung kepada individunya. Without scar, our heart would never be tough.
Read more...

Minggu, 04 Maret 2012

The True Feelings

| | 0 komentar

Anggap saja kau membaca ini di bulan Desember 2011.

Seminggu yang lalu mungkin, daya ingatku memang tidak terlalu bagus, aku terkena salmonella typhoid  +5. Hari jumat kemarin, kuputuskan apa arti +5 itu kepada dokter, “+5 itu adalah titel dari typhus yang kau idap sekarang. Ada ukuran di dalam penyakit tersebut dari 1 sampai 5. Dan 5 adalah yang terparah. Itu menyatakan bahwa di tubuhmu sudah terlalu banyak salmonellanya.” 

Secara logika itu memang masuk akal karena saat aku dibawa ke rumah sakit semua badanku kaku dan sakit. Temanku bilang, kaki dan tanganku membeku dan membiru. Saat itu aku hanya merasakan seluruh badanku keram, bahkan hingga ke wajahku. Untungnya kuputuskan untuk membuka pintu saat itu untuk menunggu seorang temanku membawa makanan dan obat untuk kuminum. Jika tidak kulakukan, apa yang akan terjadi ya kira-kira? Akankah aku akhirnya mengetahui bahwa surga atau neraka itu benar-benar ada? Dan apakah aku pada akhirnya akan tahu bahwa apakah Tuhan itu memang ada atau tidak? Apakah yang selama ini ingin kulakukan pada akhirnya terwujud juga?

Sekarang aku baik-baik saja. Tentu saja tak lepas dengan konsumsi obat dan makanan yang bergizi.

Selama periode di atas berlangsung, aku melihat dengan jelas bagaimana manusia itu sebenarnya. Bagaimana keluargaku sebenarnya. Bagaimana aku terlalu berharap kepada yang namanya manusia. Bagaimana aku merasa hancur karena keluarga sendiri. Bagaimana aku merasa hancur atas perhatian palsu yang diberikan orang-orang kepadaku. Bagaimana aku merasa jijik dengan semua orang yang selama ini kukira sangat berharga bagiku. Akhirnya aku belajar bagaimana tidak menangis di depan mereka, tak pernah mengharapkan seorang pun untuk tinggal di sampingku, hanya ada aku dan diriku.

Semua sakit hati, kekecewaan, air mata, senyuman membentuk aku seperti aku sekarang ini. Tak tahu lagi yang mana diriku sebenarnya. Tak tahu lagi yang mana sebenarnya musuh dan sahabat. Bahkan aku tak tahu lagi apakah manusia memang makhluk sosial. Apalah gunanya bersosialisasi tapi isinya hanyalah kepalsuan yang bahkan melihatnya pun membuatku ingin muntah? Apalah gunanya aku belajar jika segala sesuatunya hanyalah sebuah kefanaan? Tak bisakah aku mendapatkan yang aku inginkan tanpa aku terluka? No pain no gain, then should I dying to reach what I want?
Read more...

Senin, 26 Desember 2011

anugerah?

| | 0 komentar

Kata orang itu adalah sebuah anugerah. Kau tahu, aku bisa melihat dengan jelas apakah orang itu seorang yang benar baik atau hanya seorang aktor/aktris. Akan kujelaskan dengan sederhana. 

Aku melihat wajahnya. Wajah orang jahat dan orang baik itu berbeda, mungkin dari raut mukanya, garis-garis yang ada di wajahnya, dan bibirnya. Ya, mereka berbeda. Hanya itu yang bisa kujelaskan. Ah, hal lainnya bisa kau lihat dari caranya berbicara, nada, intonasi, dan susunan katanya. Kalau dari cara berbicara, orang jahat memiliki suatu ambisi di balik kata-katanya. Perilakunya pun lebih agresif dari siapapun, tapi dengan tenang dan pasti sehingga tidak seorang pun menyadarinya. Tentu saja hal itu tidak berpengaruh terhadapku. 

Ya, kata mereka itu adalah anugerah. Anugerah yang mungkin membuat orang lain yang baru mengenalku mengatakan, “Dasar sok tahu!”
Read more...

Keliaran

| | 0 komentar

Aku pikir setiap manusia memiliki keliaran dalam dirinya masing-masing. Keliaran yang mungkin sangat jarang untuk dimunculkan sebab ditutupi oleh keterkendalian diri. Keliaran yang bahkan hanya sedikit orang yang tahu atau bahkan tak satu orang pun yang tahu. Namun aku mendapatkan sifat keliaran itu sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu keliaran seorang liar dan keliaran seorang terkungkung.

Siapakah yang lebih besar? Keliaran orang terkungkung. 

Contohnya saja anjing. Tanpa mengurangi rasa hormat akan derajat manusia, aku mengambil contoh ini. Ketika seekor anjing untuk pertama kalinya dilepas setelah sekian minggu diikat, bahkan hanya untuk beberapa jam saja, maka dia akan berlari kesana-kemari seperti anjing gila? ah, aku tak tahu anjing gila itu seperti apa tepatnya. pokoknya dia akan berlari kesana-kemari, tak peduli apapun didepannya dan seperti apa tanah yang akan dia pijak. Bahkan samar-samar kau dapat melihat senyum dari anjing itu. Lain halnya dengan keliaran orang yang memang pada dasarnya memiliki perilaku yang liar. Mungkin karena keterbiasaan mata melihat, hal itu menjadi sangat sederhana. 

Ternyata faktor keterbiasaan juga berperan terhadap memandang suatu masalah. Ah, begitu banyak aspek yang harus terlibat dalam suatu kejadian dan aku tidak ingin lelah memikirkannya.
Read more...

Selasa, 06 Desember 2011

Pujian dan Ucapan Syukur

| | 0 komentar


Lion air 30/09/2011. 8:35pm. Flying to Manado

Aku bukanlah orang yang berspiritualitas tinggi. Sebut saja berGereja. Ya… sangat jarang kulakukan. Kutahu aku menyakiti dan membuatNya menangis dengan segala kelakuanku. 

Langit terbentang luas dan aku di dalam pesawat ini menikmatinya. Terlalu baik dan terlalu indah segala ciptaanNya. Sungguh besar, sungguh mulia, Kau ya Tuhanku. 

Bahkan ketika aku lupa bahwa kesalahan sekecil apapun yang aku buat dan itu membuatMu menangis, tak lupa Kau memberikan "lubang hitam" sehingga aku sadar akan kesalahanku. Setelahnya, kau lenyapkan lubang itu dengan segera sehingga aku dapat menjalani hidupku kembali tanpa melupakanMu. 

Terima kasih yang teramat besar hanya kepadaMu ya, Tuhanku!
Read more...

Hidup Hamba

| | 0 komentar

Lion air 30/09/2011. 8:35pm. Flying to Manado

Kehidupan yang baik-baik saja itu tidak ada, jika memang dari awalnya sudah berbeda keyakinan. Pasti di salah satu bagian terdalam hati tersembunyi kebenaran. Salah satu keahlian manusia adalah “Ah, tidak usah dipikirkan.”

Aku sebagai perempuan akan “hilang” ketika aku memutuskan untuk mengikuti kekasih pujaan hati yang berbeda keyakinan denganku. Keyakinan itu bukan hanya sebuah tulisan di kartu tanda penduduk atau akte kelahiran. Keyakinan adalah dimana aku hanya milik dan untuk-Nya. Tak ada kata “aku”, yang ada hanyalah “hamba”. 

Tak suka dikhianati dan dibuat sedih, begitupula kulakukan kepadaNya. Sesakit apapun perasaanku nanti ketika pada akhirnya aku jatuh cinta pada orang yang “tak sepadan”, kutanggalkan, kulucuti dan kulupakan segala perasaan yang ada. Harus! Tak ada alasan. 

HambaMu yang hina ini, kiranya Tuan bersedia menjaga dan selalu mengingatkan. Maaf karena hamba sering menyakiti dan membuat Tuan menangis. Hidup hamba serahkan sepenuhnya kepada Tuan. Jadilah kehendakMu. Amin…
Read more...

Rabu, 07 September 2011

Jawaban

| | 0 komentar

Kamar mandi. Kepalaku tidak berhenti untuk memikirkan hal-hal yang sulit (menurutku) sekalipun itu di kamar mandi. Di tempat ini pula aku menemukan jawaban untuk semuanya. Semua hal yang membingungkan aku selama ini.

Kenapa aku tidak pernah puas dengan hasil yang telah kudapatkan, kenapa aku selalu iri dengan orang lain, kenapa aku selalu menghindar dari diriku sendiri dan tentu saja kenapa kepalaku tidak pernah berhenti mencari jawaban atas keanehan-keanehan yang terjadi padaku. Jawabannya hanya satu:

AKU INGIN MEMBUKTIKAN PADA DIRIKU BAHWA AKU BISA. 

Selama ini yang meremehkan diriku hanya diriku sendiri, bukan orang lain. Selama ini yang selalu menginginkan sesuatu yang lebih hanya diriku sendiri, bukan orang lain. Selama ini yang selalu membuatku pusing hanya diriku sendiri, bukan orang lain. Selama ini… semua masalah ada pada diriku sendiri, bukan orang lain.

AKULAH MASALAH DAN AKULAH YANG HARUS MEMPERBAIKI DIRIKU SENDIRI, BUKAN ORANG LAIN. 

Tuhan Yesus memberkati
Read more...

Kamis, 18 Agustus 2011

Ramalan Masa Depan

| | 0 komentar

“Kau selalu ingin kembali ke mantanmu. Pada saat kau bekerja nanti, kau akan bertemu dengan seorang yang baru, yang lebih dewasa dan lebih bijaksana (intinya lebih baik) daripada yang sekarang ini. Kau akan menikah umur 24 atau 25.”

Itulah yang dikatakan tukang ramal, tepatnya kartu tarot soal percintaanku. Satu hal yang harus diketahui, aku tidak punya pacar dan kukatakan hal itu padanya. Lalu ia berkata, " kau sedang mencintai seseorang, tidak begitu dalam."

“Kau mencintai banyak laki-laki,” lanjutnya.

Tentu saja aku ‘mencintai’ banyak laki-laki. Ayahku, kedua saudaraku, teman-temanku, dan beberapa orang sahabatku.

Kembali ke paragraf pertama. Sejak awal aku menyukainya karena dirinya, bukan wajahnya. Apakah benar aku tidak akan bersamanya pada akhirnya nanti? Lalu haruskah aku melupakan? Haruskah menjauhi? Terakhir kali aku berusaha menjauhi, malah dialah yang semakin mendekat. Membuatku pusing dan ingin berteriak karena kesal.

“Kau termasuk friend list-nya,” tambahnya lagi.

Inilah perkataan yang membuatku membelalakkan mata, hatiku membeku seketika itu juga, dan jantungku seperti terhenti selama tiga detik. Kuabaikan apa yang terjadi pada diriku dan membuat senyuman.

Tiga hari telah berlalu dan semuanya masih berkelebatan di otakku, seperti iklan berjalan di televisi, yang terus bergerak, lalu kembali ke berita yang semula, terus dan terus seperti itu.

Tanda keimanan yang menurun ini sangat jelas terlihat. Kuyakinkan diri untuk mengabaikannya karena aku bukanlah manusia biasa. Aku adalah anak-Nya. Aku adalah pelayan-Nya. Untuk menjadi itu semua, imanku harus kuat karena sekali lagi, aku bukanlah siapa-siapa jika bukan karena-Nya. Saat ini, aku sedang berusaha untuk membawa semuanya sebagai sebuah ‘kesenangan di kala bosan’. Terus mengingatkan diriku bahwa Dialah yang merancang semuanya, masa lalu, sekarang, dan masa depanku. Jantungku ada padaNya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Peramal boleh meramal, tapi penentunya adalah kita dan dengan izin-Nya segalanya akan menjadi Amin.
Read more...

Senin, 01 Agustus 2011

Open Heart

| | 0 komentar

It’s June 26, 2011.
I’m at my father’s office. My father gave me a book. “Mother Theresa: Secret Fire” by Joseph Langford. That day, I waited for someone (my father’s employer) that would drive me to the airport. I read that book, maybe 3-4 pages. In that page, there is a sentence “You have to open your heart. Let He in…” I figured, what was that mean. If I let Him in, how was it feel? How do I know if he already in or not? Is it tickle or something like electricity shock? Is it like fall in love?

Helen Trifosa was my “sister” in my church. He told me, “open your heart for Him, it means you allow Him to enter and control your life. How do you make it? Accept Him as your savior. Let the Holly Bible (God’s decree) guide your path. People who open his/her heart for God, it means his/her life will live with the truth of The Holy Bible, not with his/her passion. When we pray wholeheartedly, God will entering. You will feel peacefulness. You can feel like that AS LONG AS you follow HIM. If God already in, that people will yearning for God’s worth. You want to pleasure God, just like you want to pleasure your lover.
Read more...

Jumat, 29 Juli 2011

The Beggar and The Helper

| | 0 komentar

July 23th, when I‘m on my way to supermarket, I saw a beggar. They are mother and daughter. When I’m out from the supermarket, the daughter sat in front of the supermarket and began her activity, panhandling. Give her or not. I decided not to give her money. I saw the mother waiting for her not far from where she at. I wonder why did her mother do that to her? Why didn’t her mother do that thing? And why she take her daughter to go out to panhandling such an hour? It’s chilly out here and it was 8 pm. That was the reason why I decided not to give her money.

Then, this sentence appeared, “why I’m judging? I don’t know anything. I can complain about it, but I can’t help them to fix they’re live. I can’t make them not to do that thing anymore. I don’t have any power to feed them, to safe them, or anything else that can make them not to panhandling anymore.” Then I stop think about it and going on my way home.
Read more...

Rabu, 27 Juli 2011

Take and Throw

| | 0 komentar

July 18th, my friend finally made it. For three years, he waited for that thing. In the first year, he failed. Does the second year. He passed the exam and now he is one of the *** University undergraduate. It happens to my other friend.

Two years ago, I thought if I also do the same thing, that was wasting a time. So, I just accepted what just I have in that time. I thought, “who can guarantee that I can pass the exam? Who can guarantee that I will be something that I want? This is all GOD’s will. So, I just have to through it.” That stupid assumption can make you throw your dream. Who knows what the GOD’s will? Why don’t you try it again? Try, try and try… until you get it. If you don’t get it, at least you don’t regret it like me.

If you have a dream, you have to focus on it. You have to work hard. You have to ignore what the others say. But in a first place, you have to believe yourself.

You know, until now I don’t exactly know what I want. I regret it, but not regret it at all. So I don’t know if I also take the exam and then I passed it, can I being happy? Or it just feel like now?
Read more...

Labels

dongeng (9) farmasi (2) kampus (3) kegiatan (6) perkenalan (19) reflection (26) terjemahan (1) time capsule (18)
fenny_git2ndgig. Diberdayakan oleh Blogger.
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Stalker

Followers